Latest Tweets:

Kamu di mana?

Senja, kemanakah kamu hari ini? Kamu tak menjemputku? Aku sudah lelah, mungkin bukan lelah. Tapi ada perasaan yang menyesakkan Senja. Aku takut. Perasaan ini tak ada makna walau aku coba mengerti. Aku tidak ingin memahami. Aku rindu kamu Senja. Kamu di mana?

Dia itu Kamu

Senyummu selalu merekah.
Senyummu selalu ada buatnya.
Rangkulmu juga,
Selalu membuatnya tenang bersamamu.
Adakah rasa antara dirimu dan dia?
Aku selalu berharap, iya.
Aku selalu senang saat mendengar namamu darinya.
Kamu yang cantik.
Kamu yang indah di matanya.
Kamu yang tak pernah jauh darinya.
Andai saja,
Aku bisa bertemu denganmu.
Aku juga ingin rangkulmu.
Kamu yang indah,
Aku ingin menatap senyummu.
Tapi, andai saja.

Aku cemburu denganmu.

Siang, kamu!

Senja sore kemarin mengingatkanku padamu.
Kau tahu tidak? Tiba-tiba saja rasa itu muncul setiap aku mulai bangun dari lelap. Ada pertanyaan, dia lagi? Aku hanya tersenyum dan ada rasa malu karena itu kamu. Terlintas teringat wajahmu.
Ada perasaan itu lagi tapi ada rasa takut juga. Kak, maaf.
Siang itu, aku ingin menceritakan dirimu lagi. Siang bukan hal yang kita suka, hanya pagi dan senja yang kita suka. Senyumku akan lebih mereka di pagi hari yang terang.  Siang itu hanya ada kesempatan, mulutku bungkam dan mukaku memerah karena matahari mulai terik.
Kak, maaf. Hanya itu yang bisa aku sampaikan. Apa aku boleh bertemu denganmu? Maaf.
Rasanya rindu sore kemarin mulai membuatku kewalahan dengan perasaan ini. Itu saja.

Cerita Sore

Maaf dan terima kasih katamu sore itu. Aku sudah cukup mengerti dengan apa yang kita jalani selama ini. Tidak ada yang pantas tentang apa yang kita jalani selama ini. Ada cibiran dari beberapa orang. Ada rasa senang dari beberapa lainnya, tapi bukankah kita senang saja waktu itu? Mungkin tidak lagi saat ini. Aku mulai takut mengenalmu, tapi aku mulai berani bercerita tentangmu. Baikkah dirimu disana? Sama seperti waktu-waktu lalu? Sudah senangkah kamu dengan duniamu sekarang? Aku berharap, iya. Orang tuamu pasti akan selalu bangga denganmu. Saudara-saudaramu juga. Selalu meyakinkan, aku juga mulai melakukannya. Boleh ya, aku terinspirasi padamu? Hahahaha, aku sudah cukup panjang bercerita. Itu juga karena aku pikir aku mulai rindu beberapa orang. Aku sedang ingin bercerita saja. Kadang aku hanya duduk diam dan berpikir. Itu saja. Terima kasih yaa kamu dan beberapa orang lainnya. 

"Belajar! Makasih ma, pa. Makin banyak tahu, berani, dan kepercayaannya, kebijaksanaannya juga."

Anak kecil

"Abis makan, minum obat. Abis itu tidur, istirahat. | iya dok. | #masihmaen"

Bu dokter